Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Politik-Pemerintahan
Cerita Gus Dur Mengenai Prabowo Ada satu cerita menarik Gus Dur mengenai sosok Prabowo Subianto. Pesan ini saya dapatkan dari Gus Natsir atau dikenal dengan Gus Cecep putra KH Karim Hasyim bin KH Muhammad Hasyim Asyari. Cerita Peristiwa ini terjadi kurang lebih satu bulan sebelum Gus Dur berpulang kehadirat illahi. Ketika itu berada di Probolinggo Gus Dur, Gus Cecep dan satu orang lainnya yang sedang memijat Gus Dur berada dalam satu ruangan. Setelah ngobrol ngalur ngidul Gus Dur tiba-tiba berseloroh, “Sayang kemarin Prabowo mencalonkan hanya seba gai wakil presiden (2009), disitu saya tidak terlalu cocok. Nanti kalau seandainya Prabowo itu nyalon sebagai presiden lagi, ya dibantu. Tetapi kalau dia tidak mencalonkan lagi, ya kamu tidak usah milih, tidak usah ikut-ikutan. Yo sudah masuk ke TPS dicoblos semua” Melihat perkataan Gus Dur tersebut setidaknya menimbulkan berbagai pertanyaan. Mengapa Gus Dur sempat-sempatnya berkata demikian, adakah kaitannya dengan masa depan Indones...

Indonesia, Demokrasi Latah atau Latah Demokrasi?

Indonesia, Demokrasi Latah atau Latah Demokrasi?             Pertama kita akan mendudukan terlebih dahulu perbedaan demokrasi latah dan latah demokrasi. Pada dasarnya demokrasi latah merupakan ungkapan bahwa konsep demokrasi yang tidak bisa selamanya memaknai dirinya sendiri. Demokrasi latah sering mengalami kawin campur dengan sistem politik lain sehingga tidak menghadirkan konsep yang paten. Sedangkan latah demokrasi lebih kepada proses pemahaman manusia yang terlalu mendikte pada teori dan pernyataan demokrasi yang ditafsirkan oleh orang luar negeri sana. Sehingga demokrasi cenderung dimaknai secara tekstual dan kurang mengakar. Dalam artian di Indonesia pada umumnya hanya menyomot nilai-nilai universal demokrasi yang cenderung common sense. Bisa jadi sebagai bentuk ekpresi cita-cita yang ingin dicapai atau memang hanya sebatas perilaku ikut-ikutan supaya bisa dianggap sebagai Negara keren terpandang dimata Negara-ne...

Pilpres 2019: Dari Dramaturgi, Oligarki hingga Machiavelli

Pilpres 2019: D ari Dramaturgi, Oligarki hingga Machiavelli Anggara  Sumber Gambar: Kumparan.com Indonesia memiliki hajat akbar setiap lima tahun sekali untuk menentukan arah kemudi negara ini akan dibawa. Pemilu yang konon sebagai salah satu variabel yang menunjukan demokratis tidaknya suatu negara. Bila menurut Schumpeter demokrasi itu sebagai metode “ institusional arrangement for arriving at political decisions in which individuals acquire the power to decide by means of a competitive strunggle for people’s vote”( Schumpeter,2003:269). Dari sinilah kemudian jangan kaget apabila dalam waktu mendekat pemilu lingkungan sekitar kita mendadak ramai dengan para kandidat yang maju berkompetisi ingin memperoleh lebih 185 juta suara rakyat baik pemilu legislatif atupun ketatnya pemilihan presiden. Konsep dasar kompetisi yang dibangun melalui pemilu tersebut akhirnya juga berimplikasi pada ketatnya persaingan dengan menggunakan   berbagai strategi dan intrik politik. ...

Aksi Bela Islam: Kemungkinan dan Kemungkinan di Aksi 4 November 2016

Aksi Bela Islam: Kem ungkinan dan Kemungkinan di Aksi 4 November 2016 Tanggal 4 november 2016 akan menjadi salah satu peristiwa penting yang tercatat sejarah Indonesia. Aksi yang bertajuk bela Islam II tersebut diperkirakan diikuti puluhan ribu massa yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat baik ormas ataupun perorangan yang melakukan demontrasi di Jakarta setelah aksi serupa dilakukan pada 14 oktober sebelumnya. Aksi besar-besaran yang dilakukan umat Islam ini merupakan bentuk respon dari pernyataan gubernur DKI, Basuki Cahaya Purnama atau lebih akrab dipanggil Ahok yang dianggap menistakan agama. Masalah yang santer ini berawal dari pernyataan gubernur DKI mengutip ayat Al-quran surat al-maidah ayat 51 dalam acara sosialisasi salah satu program pemerintah dengan masyarakat di kepulauan seribu. Pernyataan Ahok mengenai surat al-maidah yang biasa dipakai lawan politiknya untuk menjatuhkannya menjadi salah satu blunder baginya. Memang kasus ini muncul setelah tersebarnya pengga...